Autopsi Mrs X di RSUD Djasamen Saragih Berlangsung 4,5 Jam, Polisi Masih Cari Identitas Mayat Wanita di Sungai Bah Bolon

Autopsi Mrs X di RSUD Djasamen Saragih

Nagori Bah Lias | Kecamatan Bandar | KABAR NAGORI – Misteri penemuan mayat wanita tanpa identitas atau Mrs X yang ditemukan terapung di pinggiran Sungai Bah Bolon, Huta III Nagori Bah Lias, Kabupaten Simalungun, masih terus didalami pihak kepolisian. Tim Forensik RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar akhirnya melakukan autopsi terhadap jenazah korban pada Selasa (19/5/2026) siang.

Autopsi dilakukan setelah pihak Polsek Bandar Huluan mengajukan permintaan Visum Et Repertum (VER) guna mengungkap penyebab pasti kematian korban yang ditemukan mengambang di kawasan Sungai Bah Bolon.

Sebelum proses autopsi dimulai, Tim Inafis Polres Simalungun yang dipimpin AIPDA Sujid Syahputra sempat berupaya melakukan identifikasi melalui sidik jari dan pemindaian wajah. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil karena kondisi tubuh korban sudah mengalami pembusukan cukup parah.

Dokter forensik dr Joko bersama tim melakukan pemeriksaan luar dan dalam terhadap jenazah selama kurang lebih 4 jam 30 menit. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diperkirakan telah meninggal sekitar satu minggu sebelum ditemukan warga.

“Diperkirakan usia korban di atas 45 tahun. Dilihat dari pakaian yang digunakan, korban diduga seorang wanita pekerja ladang,” ujar dr Joko usai proses autopsi.

Jenazah Mrs X saat ini masih dititipkan di ruang jenazah RSUD dr Djasamen Saragih sambil menunggu proses pencarian identitas dan pihak keluarga. Polisi juga terus menyebarkan informasi terkait ciri-ciri korban kepada masyarakat.

Korban diketahui mengenakan celana panjang warna hitam lis merah dan kaos lengan panjang warna merah muda saat ditemukan. Kondisi tubuh korban ditemukan sudah rusak pada bagian kepala, tangan, dan kaki akibat proses pembusukan.

Sebelumnya, mayat wanita tanpa identitas tersebut ditemukan oleh dua warga yang sedang menjaring ikan di pinggiran Sungai Bah Bolon pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Penemuan itu langsung menghebohkan warga sekitar Kecamatan Bandar.

Menerima laporan masyarakat, Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor bersama personel dan Tim Inafis Polres Simalungun langsung turun melakukan olah TKP sebelum akhirnya mengevakuasi jenazah pada malam harinya sekitar pukul 20.30 WIB.

Kasus penemuan mayat wanita tanpa identitas di Kabupaten Simalungun ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor dan membantu proses identifikasi korban.