Viral! Jalan Rusak di Silou Kahean Lumpuhkan Ekonomi Warga dan Akses Wisata Tinggi Raja
Nagori Dolok Marawa | Kecamatan Silou Kahean | KABAR NAGORI - Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, kini menjadi keluhan utama masyarakat. Kerusakan jalan di sejumlah titik dinilai semakin menghambat aktivitas ekonomi warga dan mempersulit akses menuju kawasan wisata andalan daerah tersebut.
Berdasarkan pantauan warga, beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah di antaranya jalur Dusun Nagori Asih menuju Nagori Dolok Marawa sepanjang sekitar 5 kilometer, ruas Nagori Dolok Marawa menuju kawasan wisata Tinggi Raja sepanjang sekitar 5 kilometer, serta jalan dari Nagori Damak Kitang menuju Nagori Simanabun sepanjang kurang lebih 3 kilometer.
Kerusakan paling parah disebut berada di ruas Huta Nagori Asih menuju Nagori Dolok Marawa. Padahal, jalur tersebut merupakan akses utama menuju objek wisata Cagar Alam Tinggi Raja atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kawah Putih Tinggi Raja.
Objek wisata alam dengan panorama bukit kapur dan sumber air panas alami itu sebenarnya memiliki potensi besar mendatangkan wisatawan. Namun kondisi jalan berlumpur dan rusak berat membuat banyak pengunjung enggan datang karena kendaraan sulit melintas.
Salah seorang warga Dolok Marawa, Belman Purba, mengaku kondisi jalan saat ini sangat menyulitkan masyarakat, khususnya petani yang mengangkut hasil bumi seperti sawit dan karet menuju Tebing Tinggi Raja.
“Rusak parah memang jalan ini, Bang. Untuk membawa hasil tani seperti sawit maupun karet menuju Tebing Tinggi Raja, kami butuh waktu hampir satu jam hanya untuk menempuh jarak sekitar 5 kilometer karena kondisi jalan yang sangat buruk,” ujarnya.
Menurut warga, kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi masyarakat, tetapi juga menghambat perkembangan potensi Wisata di wilayah Silou Kahean yang sebenarnya cukup menjanjikan.
Belman berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas PUTR segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan perekonomian warga dapat bergerak lebih baik.
“Kami berharap jalan ini segera diperbaiki. Jangan sampai masyarakat terus kesulitan hanya karena akses jalan rusak bertahun-tahun,” tegasnya.
Kerusakan infrastruktur jalan ini juga dinilai berdampak langsung terhadap sektor Ekonomi masyarakat serta kelancaran distribusi hasil Perkebunan warga di wilayah Kecamatan Silou Kahean.